You Season 2 Review

(image source : IMDB)

 

Disclaimer : This is a subjective review.

 

Sinopsis

Demi menghindari Candace, mantannya, Joe memutuskan untuk pindah ke Los Angeles. Hanya saja kali ini dia ‘meminjam’ identitas dari seorang Will Bettelheim. Tujuan utamanya hanya untuk pindah jauh-jauh dan lay low, menghindari semua drama. Semua ini tentu saja sampai Joe/Will bertemu dengan Love Quinn.

 

Review

Whew, I did not see that coming. Never would I imagine that the plot would go that way.

Season 2 dimulai dengan Joe yang pindah untuk kabur sekaligus memulai baru ke Los Angeles. Cerita, plot, dan awalnya smooth dan familiar sekali, membuat kita merasakan kontinuasi dari Season 1. Pada saat saya merasa Season 2 ini akan mengulang plot yang sama dengan Season 1, dimana Joe/Wil akan jatuh cinta lagi dengan seorang cewek, dan mulai stalking lagi dan menghalalkan segala cara untuk bisa memiliki hubungan yang ‘sempurna’ versinya, tiba-tiba plotnya berubah.

Yang mana bagus sih, tapi jadi terasa sedikit acak-acakan dan agak slow-paced. Sampai episode 5 pun rasanya ceritanya masih disitu-situ aja dan masih muter-muter aja. Terus tiba-tiba mantannya yang Joe/Will hindari, Candace muncul aja gitu tanpa aba-aba. Bahkan ga ada tease sedikitpun kalau Forty (kembarannya Love) punya pacar (Candace).

Speaking of Candace, menurut saya, sebenarnya peran Candace ada untuk mengingatkan kita kalau Joe/Will itu bukan tokoh yang seharusnya kita dukung. Tapi Penn Badgley dan caranya bernarasi benar-benar membuat kita saya sedikit berharap kalau Joe akan bisa mencapai tujuannya, yaitu being with Love. It’s twisting how a good narration and actor could persuade our thinking. Makanya saya agak kecewa waktu ternyata peran dari Candace ini cenderung sedikit dan ga ada impact apa-apa. Padahal karakter dan posisi Candace ini kaya bakal seru banget.

Season 2 ini juga lebih mengeksplor masa lalu Joe/Will yang mana saya sih ga tertarik haha. He was abused dan memang ada baiknya juga untuk memberi edukasi ke orang lain kalau abused kids can turn into villain or serial killers. Tapi dalam konteks You Season 2 ini, masa lalunya Will yang diceritain kaya kurang memberi efek apa-apa ke cerita di Season 2 ini.

Yang member kompensasi penuh dari plot muter-muter dan kurangnya peran Candace ini adalah plot twist-nya. Wow I did not see that coming at all. Ditambah lagi menurut saya Love Quinn ini karakter yang lebih kuat dan tidak memberi kesempatan plot holes di ceritanya dibanding Guinevere Beck (inget ga di Season 1 Beck tinggal di apartemen lantai satu tapi jendelanya terbuka lebar ga ada gordengnya?) Love Quinn ini lebih kuat dan berkarakter dibanding Beck.

Untuk season berikutnya (yang udah confirmed), saya lumayan excited sih karena walaupun ceritanya sudah mulai masuk ke arah drama dibanding cerita lepas kehidupan seorang stalker, di Season 2 ini penulis skenarionya membuktikan kalau ceritanya ga akan berakhir monoton. Dan akan menarik juga melihat di akhir Joe akan punya love interest baru sedangkan Love masih ada juga. Two psychos in a TV show, I’m excited. Dan juga, I bet Joe masih akan punya cara buat punya si kotak kacanya. Menurut kalian kotak kacanya bakal masih ada ga?

 

What I Like The Most

The huge plot twist, and the nod to the hippie lifestyle in Los Angeles.

 

What I Dislike The Most

Awal ceritanya agak muter-muter dan lambat.

 

Where to Watch

Netflix

 

My Final Rating

3.7/5

 

See the full list of my TV shows rank here.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *