Liburan yang Ditunda

Harusnya, tanggal 25 Maret 2020 kemarin saya dan suami sedang berangkat menuju Semarang, mengawali apa yang seharusnya menjadi road trip 5 hari kami. Rencananya kami mau ke Semarang lalu ke Yogyakarta. Sudah kangen sekali liburan road trip berdua aja. Terakhir itu waktu ke Malang tahun lalu.

heytheregrace.com | Breakfast with a View at Kampung Lumbung Boutique Hotel, Batu, Malang

Baca juga: Feeling Serene at Kampung Lumbung Eco Boutique Hotel, Batu, Malang

 

Waktu COVID-19 ini mulai merebak dan perusahaan-perusahaan mulai menerapkan kebijakan untuk work from home, kira-kira 2 minggu yang lalu, saya dan suami langsung cancel semua hotel yang sudah kita book. Ada untungnya juga parnoan kaya saya yang cuma mau book hotel yang bisa free cancellation atau pay at hotel. Waktu itu concern kami adalah bagaimana kalau seandainya di tanggal kami akan berangkat itu wilayah-wilayah tertentu sudah menerapkan/diterapkan lockdown. Karena kalau lihat dari apa yang terjadi di negara lain, situasi akan lebih tereskalasi di minggu-minggu selanjutnya setelah pasien pertama diumumkan.

Selain itu, saya, suami, keluarga saya serta keluarga suami sudah merencanakan akan ke Pangandaran waktu bulan puasa nanti. Karena 2 tahun lalu saya dan suami ke Pangandaran sewaktu bulan puasa dan waktu itu sepi sekali. Pantai Pangandaran yang biasanya super rame kaya cendol kalau pas Lebaran, sepi dan bersih sekali kalau bulan puasa. Tapi kalau melihat situasi sekarang, sepertinya rencana ini pun harus ditangguhkan.

heytheregrace.com | Pantai Pangandaran in the Afternoon
Baca juga: Liburan Santai ke Pantai Pangandaran

 

Lebaran, adalah satu-satunya liburan dimana Papa saya yang buka toko bisa libur panjang. Biasanya Papa cuma bisa jalan-jalan lama di saat Lebaran. Tahun kemarin kami berkesempatan ke Yogyakarta. Tahun ini, walaupun tidak bisa lama-lama karena suami sepertinya tidak bisa cuti Lebaran lama-lama, kami berencana untuk menginap di suatu tempat. Dan lagi-lagi, melihat kondisi sekarang, sepertinya rencana ini pun bisa dibilang cuma angan. Kami malah lebih takut orang-orang memaksakan akan mudik dan malah menyebarkan virus COVID-19 ini ke daerah masing-masing. Yang kemudian mereka ini akan pulang lagi ke kota-kota tempat mereka bekerja, dan virus ini akan balik lagi juga. This would then be a never-ending cycle of virus-contamination.

heytheregrace.com | Road Trip Yogyakarta

Baca juga: Hangatnya Pijar Yogyakarta di Jalan Malioboro

 

Saya beruntung karena lingkungan orang-orang yang saya kenal dan lihat di sosial media adalah orang-orang yang aware akan bahayanya virus ini dan aware bahwa upaya terbaik untuk meng-contain virus ini adalah dengan stay at home. Makanya saya sedih sekali masih banyak orang-orang ignorant yang masih memilih untuk keluar rumah padahal mereka punya opsi untuk diam di rumah saja. Saya mengerti ada banyak orang juga yang tidak punya opsi untuk diam di rumah. Tapi buat yang punya opsi untuk di rumah saja, please, just stay the f at home. Your holiday can definitely wait, your shopping spree can definitely wait. The COVID-19 virus contamination spread does not wait.

Jadi teruntuk para pejuang lini depan yaitu para tenaga medis, terima kasih banyak sekali karena masih mau berdiri dan berjuang untuk kita semua. Dan buat teman-teman yang #dirumahaja , you guys rocks and are the foundation of this country! Let’s cheers and hope that we can get through this pandemic without losing anyone dear. So until we can get out of the house freely again and until we can plan another vacation, let’s sit and sip our coffee AT HOME.

Cheers!

heytheregrace.com | 2019 in Cups of Coffee - December



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *