Netflix’s Kingdom Review | Bahasa Indonesia

(image source)

 

Disclaimer : I am not an expert at all about movies or cinematographic. This review is purely 100% based off of my personal taste subjectively.

 

Prolog

Sebenarnya nonton ini karena kangen nonton film Korea. Dulu suka sih nontonin drakor, tapi lama kelamaan ga tahan sama pace-nya karena lambat bangeet (menurut saya). Waktu browsing-browsing K-Drama inilah nemu TV Series ini. Wah nonton sageuk (Korean historical dramas) seru nih kayanya. Terus nonton trailer-nya dulu daripada beda dari perkiraan kaya waktu nonton The Protector ya kaaan. Terus pas nonton trailer-nya, eng ing eng, ada zombie-nya dong! Iya, ini film Korea dengan setting jaman kerajaan, dan ada zombie-nya! My interest just peaked.

Baca juga : Netflix’s The Protector Review | Bahasa Indonesia | TV Series Review

 

Sinopsis

Di masa-masa kerajaan Joseon Korea, putra mahkota Yi-Chang tidak percaya kalau ayahnya, sang Raja, yang sudah lama sakit masih hidup karena semua orang dilarang untuk mengunjungi dan bertemu dengan sang Raja. Suatu malam saat mengendap-endap untuk bertemu dengan ayahnya, Yi-Chang malah melihat siluet seperti monster. Bertujuan ingin tahu apa yang terjadi dengan ayahnya, Crown Prince ini bersama dengan pengawalnya berkelana ke wilayan negara lainnya untuk menginvestigasi pengobatan ayahnya. Di dalam perjalanannya ia menemukan suatu penyakit yang membuat orang-orang yang sudah meninggal hidup lagi dan haus darah dan penyakit ini menyebar dengan cepat.  Di sisi lain, ia juga dituduh sebagai penghianat yang menginginkan tahta kerajaan dan menjadi buronan.

 

Review

Never in a million years I ever thought I would see a combination of Korean historical drama WITH zombies, and that it actually works wonder!

Ini seru loh. Dan zombie-nya disini level barbar kaya di Train To Busan (ngejar-ngejar, cabik-cabik ga pandang bulu). Dan ini sungguh gore dikasih liat darah-darah dan cabik-cabikannya. Yang bikin berbeda, ini diceritain kalau zombie-nya nocturnal! Jadi kalau siang mereka ga sadar, bersembunyi dan tidur.

Terus lagi, bayangkan kondisi kabur-kaburan dari zombie dicampur sama….politik kerajaan. Jadi ceritanya si Crown Prince (Ju Ji Hoon from Goong/Princess Hours) ini ga percaya kalau ayahnya, sang Raja, itu beneran masih hidup setelah sakit parah sekian lama. Apalagi permaisurinya (yang bukan ibu dari Crown Prince) lagi hamil dan berasal dari satu klan yang emang haus kekuasaan. Kindaaa reminds me a little bit of Game of Thrones. With the throne politics and the zombies (white walkers in GOT). Jadi dia memutuskan mau cari kebenarannya tentang ayahnya berdua sama pengawalnya ke wilayah luar kerajaan, dimana dia bakal ketemu zombie-zombie ini.

Sebenarnya cerita politik kerajaan dan zombie-nya sih ga nyatu-nyatu amat ya. Tapi seru dan tegang banget nontonin zombie-nya yang brutal banget kalau nyerang dan bagaimana kasta sosial berperan juga dalam proses survival mereka.

Kingdom ini diadaptasi dari webcomic yang judulnya The Kingdom of the Gods (source: Wikipedia), yang ditulis oleh Kim Eun-hee dan digambar oleh Yang Kyung-il. Tapi, saya cari-cari ini ga ketemu loh webcomic-nya. Kalau yang tahu boleh loh kasihtau saya 🙂 Buat yang merasa familiar sama penulisnya, Kim Eun-hee ini penulis dari drama Korea ‘Signal’ yang bagusnya kebangetan juga. Buat yang udah nonton Kingdom dan suka banget, silahkan nonton Signal juga soalnya bagus banget juga.

Yang saya suka banget juga adalah cantik bangeeet pemandangannya yaampun. Dan saya merasa pengambilan gambar-nya juga rapi dan apik banget.

(Image source)

Untuk pace-nya, err kadang masih kerasa sih lambatnya kaya film-film Korea pada umumnya. Tapi ini nonton di Netflix, jadi bisa klik panah kanan buat percepat sekian detik kalau nonton di laptop. Atau kalau di handphone juga bisa klik fast forward di screen bagian sebelah kanan. Tapi saya tahan-tahanin ga di cepet-cepetin karena ya emang bagus dan seru ini filmnya!

Yang bikin sedikit sedih ini tuh cuma 6 episode, dibanding TV Series Netflix lain yang pada umumnya itu 10 episode. Terus satu episode-nya itu satu jam! Agak repot ya kalau mau nonton pas jam makan siang kantor. Selain itu yang bikin geregetan banget sih akhirnya ngegantung parahhh apalagi ada plot twist-nya di akhir season. Sebaaal ga sabar pengen season 2 yang masih filming dong kabarnya huhu. Give me season 2 already, Netflix!

 

What I Like The Most

The story is a combination of dynasty area and zombie.

 

What I Dislike The Most

Major, major cliff hanger at the end of the season.

 

Where to Watch

Netflix

 

My Final Rating

4.3/5

 

See the full list of my Netflix show rank here.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *